![]() |
Menurut keterangan sopir angkot, kecalakaan bermula saat dirinya melaju dari arah Pati menuju Purwodadi dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba mobil yang tepat berada didepannya berhenti secara mendadak. Tak ingin terjadi tabrakan, sopir angkot kemudian membanting stir ke arah kiri jalan. Namun nahas, keputusannya tersebut justru menyebabkan angkutan kota yang dikemudikannya terperosok ke parit hingga terbalik.
"Ada mobil didepan saya ngerem mendadak, daripada nabrak saya banting ngiri nggak tahunya malah paritnya dalam sampai angkutan saya terbalik" Jelas Susilo.
Saksi mata dilokasi kejadian menambahkan, didalam angkutan tersebut terdapat penumpang berjumlah 5 orang. Dari kelimanya 2 diantaranya mengalami luka cukup serius hingga harus dibawa ke RS Yakkum Purwodadi. Sementara sopir dan 3 penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan.
"Tadi ada 2 yang parah, sudah dibawa ke Yakkum. Kalau sopir sama 3 penumpang yang lain luka ringan saja. Cuma lecet." Terang Rozi yang mengaku turut membantu mengevakuasi korban dari dalam angkutan.
Sementara itu, keterangan dari pihak kepolisian melalui Kanit Laka Satlantas Polres Grobogan Ipda Chandra mengatakan, kecelakaan tersebut diakibatkan karena pengemudi angkutan yang tidak berhati-hati.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kecelakaan tunggal tersebut. Namun 2 dari 5 penumpang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit karena luka yang dideritanya. Ini murni kecelakaan tunggal, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kami mengimbau pada pengguna jalan untuk selalu waspada dan konsentrasi saat berkendaraa. Selalu utamakan keselamatan, jangan memacu kendaraan melebihi batas,’’ Terangnya.
